Pernah nggak sih kamu ngerasa sudah belajar banyak hal, ikut kursus, bahkan punya portofolio yang cukup meyakinkan, tapi begitu masuk ruang interview, semuanya mendadak hilang begitu aja?
Tiba-tiba gugup, jawaban jadi muter, atau malah blank sama sekali.
Padahal, itu bukan karena kamu nggak mampu. Interview kerja memang situasi yang menguji bukan cuma pengetahuan, tapi juga mental, cara berpikir, dan cara kamu membawa diri.
Di sinilah pentingnya mock interview—latihan wawancara kerja yang sering diremehkan, padahal justru bisa jadi pembeda antara kandidat yang “punya skill” dan kandidat yang benar-benar “siap kerja”.
Mock Interview Itu Apa & Gimana Cara Kerjanya
Mock interview adalah simulasi wawancara kerja yang dirancang semirip mungkin dengan interview sebenarnya. Biasanya sesi ini dipandu oleh coach, mentor, atau fasilitator yang sudah berpengalaman di dunia rekrutmen atau industri terkait.
Dalam mock interview, kamu akan:
- Mengalami alur interview seperti real case (perkenalan, pertanyaan teknis, studi kasus, sampai HR questions)
- Menjawab pertanyaan secara langsung tanpa skrip
- Mendapat feedback objektif setelah sesi selesai
Beberapa mock interview bahkan menyesuaikan dengan posisi yang kamu incar, sehingga pertanyaannya relevan dan kontekstual, bukan sekadar pertanyaan umum.
Kenapa Mock Interview Penting?
Banyak kandidat gagal bukan karena kurang pintar, tapi karena kurang siap menghadapi situasi interview. Berikut beberapa alasan kenapa mock interview jadi penting:
1. Mengurangi Gugup dan Overthinking
Dengan simulasi yang realistis, kamu jadi terbiasa dengan tekanan interview. Rasa gugup tetap ada, tapi lebih terkendali karena kamu sudah pernah “merasakannya”.
2. Membantu Kamu Menyusun Jawaban Lebih Terstruktur
Mock interview bikin kamu sadar apakah jawabanmu terlalu panjang, berputar-putar, atau justru kurang menjual diri. Dari sini kamu belajar menyampaikan poin dengan lebih jelas dan relevan.
3. Mendapat Feedback yang Jujur dan Spesifik
Berbeda dengan latihan sendiri, simulasi ini memberi insight dari sudut pandang interviewer. Mulai dari cara bicara, bahasa tubuh, sampai cara kamu merespons pertanyaan sulit.
4. Melatih Cara Menjual Skill dan Pengalaman
Punya pengalaman belum tentu bisa menjelaskannya dengan baik. Mock interview melatih kamu mengubah pengalaman jadi cerita yang meyakinkan dan bernilai di mata recruiter.
Bukan Sekadar Latihan Jawaban
Interview bukan soal menghafal jawaban yang “paling benar”. Justru sebaliknya, ini tentang melatih cara berpikir, merespons, dan bersikap saat berada di situasi profesional.
Kamu akan belajar gimana cara menjawab pertanyaan yang nggak terduga, tetap tenang saat bingung dengan jawaban yang nggak pasti, dan juga cara menunjukkan attitude professional sehingga nggak hanya sekadar pintar.
Di titik ini, tentunya akan membantu kamu tampil sebagai kandidat yang matang, sadar akan kelebihan dan kekurangannya, serta siap berkembang.
Interview kerja bukan sekadar soal seberapa banyak skill yang kamu punya, tapi seberapa baik kamu bisa menunjukkan skill itu secara lugas dan percaya diri.
Kalau kamu ingin latihan wawancara yang realistis dan dilengkapi feedback membangun, di Boleh Belajar kamu bisa ikut sesi mock interview ini sebagai bagian dari program bootcamp. Bukan sekadar latihan materi, tapi latihan real yang bikin kamu lebih siap menghadapi interview sesungguhnya.

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.